Konsep Cinta di Indonesia

Capture 1.PNG

Bila boleh saya bependapat dan boleh saudara sekalian membenarkan, masa paling abu-abu di Indonesia ini adalah masa remaja. Jadi wajar kalau identitas itu kemudian di wujudkan dalam bentuk tampilan fisik sebagai seragam siswa SMA. Kemudian muda beberapa tahun identik dengan warna biru dekil pelajar SMP. Sifat bawaannya adalah polos. Entah itu pura-puran polos atau sok-sok an anti polos. Dahulu ketika kita kecil sifat wajib yang harus di miliki oleh seorang bocah adalah berani. Berani untuk mencari tahu, ada juga yang terlalu berani kemudian kebablasan menjadi nakal, lalu untuk yang agak sedikit berani kita sebut cupu. Wujud dari sifat berani itu kita simbolkan dengan seragam merah anak SD.

Lanjutkan membaca “Konsep Cinta di Indonesia”

Ulasan Buku Jejak Langkah Karya Pramoedya Ananta Toer

20161215_030645Penggemar Pramoedya pasti tau mengenai tetralogy buru karangan beliau. Jejak Langkah adalah buku ke-tiga  dari empat seri buku yang termuat dalam tetralogy buru. Buku ini menceritakan kelanjutan dari kisah hidup Minke. Sama halnya dengan 3 buku yang lain, buku ini juga pernah dilarang peredarannya pada masa orde baru. Buku Pram dilarang peredarannya oleh Jaksa Agung melalui SK-052/JA/5/1981 dengan tuduhan mempropagandakan ajaran-ajaran Marxisme-Leninisme dan Komunisme. Pada mei 1981 Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah dan Rumah Kaca dilarang beredar di seluruh wilayah Indonesia.

Lanjutkan membaca “Ulasan Buku Jejak Langkah Karya Pramoedya Ananta Toer”

Kesatuan Negara Bercanda

img_20160226_0054351Pernah saya bermimpi mengubah negara ini. Sebuah negara yang menerapkan ideology Canda. Senyum dan tertawa lebar adalah ketetapan yang disetujui bersama. Landasan negara yang ditetapkan dengan saling ejek sesama kawan. Ketetapan yang menimbulkan gelak tawa semua lawan. Lebih baik begini, tidak ada yang tersakiti meskipun kita berseberangan haluan.
Lanjutkan membaca “Kesatuan Negara Bercanda”